Mengatasi Malnutrisi pada lansia

Malnutrisi adalah situasi yang terjadi dikala tubuh seseorang tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup. Malnutrisi sendiri bisa saja melanda berbagai macam orang di seluruh rentang usia. Sementara itu, malnutrisi pada lansia bisa dipicu oleh terganggunya fungsi organ serta komposisi tubuh, kendala kesehatan, sampai perubahan lingkungan sosial, dan dampak sisi konsumsi obat- obat khusus yang bisa saja mengurangi nafsu makan lansia tersebut. Berikut ini adalah beberapa ciri ataupun gejala seorang lansia mengalami malnutrisi.

Gejala, Ciri dan Pertanda Malnutrisi Pada Lansia

  • Berat tubuh kurang ataupun berlebihan
  • Nafsu makan menurun.
  • Merasa letih serta lemas sepanjang hari.
  • Kerap jatuh sakit serta memerlukan durasi lama untuk pulih.
  • Cedera memerlukan waktu lama untuk membaik.
  • Sering merasa mudah kedinginan.
  • Kondisi mental kurang baik serta tekanan mental.

Cara menghindari serta menanggulangi malnutrisi pada lansia

Lansia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih bagus lewat pengendalian dan juga pencegahan terjadinya malnutrisi. Anda dapat melaksanakan beberapa metode, agar lansia kembali memperoleh nutrisinya dengan cukup, sehingga kekuatannya akan tetap terjaga agar tubuhnya dapat terus bugar setiap hari.

1. Mencari pemicu serta melakukan tindakan lanjut

Pemicu malnutrisi wajib dicari dan diketahui semenjak dini. Pemicu malnutrisi pada seseorang lansia bisa banyak aspek, seperti terdapatnya penyakit infeksi, penyakit saluran cerna, gangguan mobilitas, gangguan mengunyah serta gangguan berpikir yang bisa ditemukan sekaligus. Situasi – situasi tersebut membutuhkan campur tangan atau pengobatan segera untuk menghindari malnutrisi dan menghindari dampak buruk malnutrisi lebih lanjut. Janganlah ragu berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Pemilihan nutrisi serta komposisi makanan

Kita butuh mengenali situasi fisik yang dirasakan lansia. Apakah ia mengalami permasalahan mengunyah atau menelan makanan padat sehingga menyebabkan lansia sulit makan? Apabila iya, jangan lupa untuk menyesuaikan komposisi makanan yang lebih lunak ataupun dalam wujud cair. Hal ini amat menolong lansia dalam mendapatkan konsumsi makan serta zat vitamin yang cukup.

3. Menentukan pola diet untuk menangani malnutrisi lansia

Penting untuk seseorang lansia untuk melakukan konsultasi ke dokter mengenai pola diet yang tepat. Pengarahan nutrisi ini ialah salah satu lini terdepan dalam terapi nutrisi. Lansia tersebut, keluarga, ataupun perawatnya membutuhkan pengarahan nutrisi yang dianjurkan bagi lansia tersebut. Diskusi rutin mengenai pola nutrisi bisa membangun pemahaman terkait topik – topik nutrisi serta kebiasaan pola makan sehat untuk lansia.

4. Senantiasa bersosialisasi

Tekanan mental serta isolasi berkaitan akrab dengan penurunan nafsu makan pada lansia. Kegiatan sosial bisa membuat lansia menikmati makanannya sebab pada situasi tersebut makan merupakan suatu cara bersosialisasi ketimbang hanya sebuah rutinitas belaka. Makan bersama anggota keluarga ataupun saudara bisa menambah nafsu makan untuk lansia yang enggan untuk makan. Berkumpul bersama anggota komunitas untuk bersama- sama bersosialisasi bisa membuat para lansia menanti – nanti waktu makan sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan asupan nutrisinya tiap hari.

Itulah tadi beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani dan mencegah terjadinya malnutrisi pada orang – orang yang tergolong sebagai lansia. Pemenuhan nutrisi bagi lansia merupakan sebuah hal penting yang tidak bisa diabaikan agar nantinya terhindar dari berbagai resiko kesehatan yang bisa saja membahayakan kelangsungan hidup lansia tersebut.

Agar nutrisi harian lansia bisa cukup, ada baiknya untuk konsumsi asupan tambahan seperti Entrasol Platinum yang diperkaya dengan kandungan Tinggi Protein (12gr/saji) untuk menjaga massa otot serta Ekstrak Buah Zaitun nya yang juga dapat menjaga Anda dari paparan radikal bebas 4x lebih kuat dibandingkan dengan Vitamin C serta bagus untuk menjaga kesehatan jantung Anda.  Entrasol Platinum juga dilengkapi dengan Pro-Fit Advance Formula yang mengandung omega 3&6, tinggi serat, vitamin & mineral, serta rendah laktosa sehingga nyaman diperut. Konsumsi Entrasol Platinum 2x sehari untuk mencegah malnutrisi pada lansia.